Penyebab Terjadinya Hipertensi

pasien3Hipertensi primer

Hipertensi primer (esensial) adalah jenis hipertensi yang paling umum, meliputi sebanyak 90–95% dari seluruh kasus hipertensi. Dalam hampir semua masyarakat kontemporer, tekanan darah meningkat seiring penuaan dan risiko untuk menjadi hipertensi di kemudian hari cukup tinggi. Hipertensi diakibatkan oleh interaksi gen yang kompleks dan faktor lingkungan. Berbagai gen yang sering ditemukan sedikit berpengaruh pada tekanan darah, sudah diidentifikasi , demikian juga beberapa gen yang jarang yang berpengaruh besar pada tekanan darah  tetapi dasar genetik dari hipertensi masih belum sepenuhnya dimengerti. Beberapa faktor lingkungan mempengaruhi tekanan darah.

Faktor gaya hidup yang menurunkan tekanan darah di antaranya mengurangi asupan garam dalam makanan, meningkatkan konsumsi buah-buahan dan produk rendah lemak (Pendekatan Diet untuk Menghentikan Hipertensi (diet DASH)). Olah Raga, penurunan berat badan dan menurunkan asupan alkohol juga membantu menurunkan tekanan darah.

Kemungkinan peranan faktor lain seperti stres, konsumsi kafein,dan defisiensi Vitamin D[28] kurang begitu jelas. Resistensi insulin, yang umum ditemukan pada obesitas dan merupakan komponen dari sindrom X (atau sindrom metabolik), juga diduga ikut berperan dalam mengakibatkan hipertensi. Studi terbaru juga memasukkan kejadian-kejadian pada awal kehidupan (contohnya, berat lahir rendah, ibu merokok, dan kurangnya air susu ibu) sebagai faktor risiko bagi hipertensi esensial dewasa. Namun, mekanisme yang menghubungkan paparan ini dengan hipertensi dewasa tetap tidak jelas.

Hipertensi Sekunder

Hipertensi sekunder terjadi akibat suatu penyebab yang diketahui. Penyakit ginjal adalah penyebab sekunder tersering dari hipertensi. Hipertensi juga bisa disebabkan oleh kondisi endokrin, seperti sindrom Cushing, hipertiroidisme, hipotiroidisme, akromegali, sindrom Conn atau hiperaldosteronisme, hiperparatiroidisme, dan feokromositoma. Penyebab lain dari hipertensi sekunder di antaranya obesitas, henti nafas saat tidur, kehamilan, koarktasio aorta, konsumsi akar manis (licorice) yang berlebihan, serta obat resep, obat herbal, dan obat-obat terlarang.

Resiko Komplikasi pada Penderita Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi adalah faktor risiko yang bisa dicegah yang terpenting bagi kematian prematur di seluruh dunia. Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung iskemik, strokes, penyakit periferal vaskular, dan penyakit kardiovaskular lain, termasuk gagal jantung, aneurisma aorta, aterosklerosis difus, dan emboli paru. Hipertensi juga merupakan faktor risiko terjadinya gangguan kognitif, demensia, dan penyakit ginjal kronik.

Komplikasi lain di antaranya:

 

  1. Retinopati Hipertensi
  2. Nefropati hipertensi

 

Ada berbagai alternatif untuk mencegah dan mengobati penyakit Tekanan Darah Tinggi, namun cara yang paling sederhana dan tidak menimbulkan dampak samping adalah dengan meminum kapsul herbal Garcinia setiap hari.

CYMERA_20130311_152914Garcinia adalah produk herbal dengan bahan utama ekstrak kulit manggis dan beberapa formula herbal lainnya akan dapat memberi manfaat bagi kesembuhan penderita tekanan darah tinggi.

Keunggulan dari Garcinia adalah penyembuhan secara keseluruhan bahkan di luar penyakit utama yang disembuhkan pada pasien. (complex recovery proccess).

Beberapa bukti in-vito menunjukkan hasil yang signifikan atas proses pengobatan dengan menggunakan GARCINIA.

BILA ANDA BERMINAT ANDA BISA SMS ATAU CALL KAMI : 0812-82-92-92-28 ATAU 0817-600-77-90

Advertisements

Hipertensi yang terjadi dalam Kasus Kehamilan

pasien2Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi pada sekitar 8-10% kehamilan.  Kebanyakan wanita hamil yang mengalami hipertensi memiliki kondisi hipertensi primer yang sudah ada sebelumnya. Tekanan darah tinggi dalam kehamilan dapat merupakan tanda awal dari pre-eklampsia, suatu kondisi serius yang muncul setelah melewati pertengahan masa kehamilan, dan dalam beberapa minggu setelah melahirkan.  Diagnosa preeklampsia termasuk peningkatan tekanan darah dan adanya protein di dalam urin. Preeklampsia muncul pada sekitar 5% kehamilan dan bertanggung jawab atas sekitar 16% dari semua kematian ibu secara global. Preeklampsia juga menyebabkan risiko kematian bayi meningkat hingga dua kali lipat. Biasanya preeklampsia tidak menunjukkan gejala dan keadaan ini terdeteksi pada pemeriksaan rutin. Bila terjadi preeklampsia, gejala yang paling umum adalah sakit kepala, gangguan penglihatan (sering dalam bentuk “kilatan cahaya”), muntah, nyeri epigastrium, dan edema (bengkak). Terkadang preeklampsia bisa berkembang menjadi kondisi yang mengancam nyawa yang disebut eklampsia. Eklampsia adalah suatu hipertensi emergensi dan menyebabkan beberapa komplikasi berat, seperti hilangnya penglihatan, pembengkakan otak, kejang tonik-klonik atau konvulsi, gagal ginjal, edema paru, dan koagulasi intravaskular diseminata (gangguan pembekuan darah).

Dampak Hipertensi Ibu Hamil bagi Bayi dan anak

 

Gagal tumbuh, kejang, iritabilitas, kurang energi, dan kesulitan bernafas bisa dikaitkan dengan hipertensi pada bayi baru lahir dan bayi usia muda. Pada bayi yang lebih besar dan anak, hipertensi bisa menyebabkan sakit kepala, iritabilitas tanpa penyebab yang jelas, lesu, gagal tumbuh, pandangan kabur, mimisan, dan kelumpuhan wajah.

Ada berbagai alternatif untuk mencegah dan mengobati penyakit Tekanan Darah Tinggi, namun cara yang paling sederhana dan tidak menimbulkan dampak samping adalah dengan meminum kapsul herbal Garcinia setiap hari.

CYMERA_20130311_152914Garcinia adalah produk herbal dengan bahan utama ekstrak kulit manggis dan beberapa formula herbal lainnya akan dapat memberi manfaat bagi kesembuhan penderita tekanan darah tinggi.

Keunggulan dari Garcinia adalah penyembuhan secara keseluruhan bahkan di luar penyakit utama yang disembuhkan pada pasien. (complex recovery proccess).

Beberapa bukti in-vito menunjukkan hasil yang signifikan atas proses pengobatan dengan menggunakan GARCINIA.

BILA ANDA BERMINAT ANDA BISA SMS ATAU CALL KAMI : 0812-82-92-92-28 ATAU 0817-600-77-90